The Art on Megalithical Relics of Waruga in North Minahasa

Ipak Fahriani

Abstract


Wilayah Minahasa merupakan daerah yang cukup potensial memiliki tinggalan budaya megalitik, salah satunya adalah wadah kubur batu “waruga”, yang tersebar di hampir seluruh bagian wilayah Minahasa. Salah satu keunikan kubur batu waruga ini terletak pada Ragam hias yang terdapat pada bagian wadah dan tutup waruga. Penggambaran ragam hias pada obyek tersebut ternyata memiliki berbagai fungsi, sehingga menarik untuk dikaji bagaimana perkembangan budaya Minahasa melalui ragam hias yang ada di Waruga. Pengumpulan data dalam tulisan ini bersifat deskriptif yang diperoleh berdasarkan survei yang dilakukan terhadap situs Waruga di Minahasa Utara. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, ternyata dapat diperkirakan adanya pengetahuan tentang kepercayaan dan seni yang berkembang pada masa berlangsungnya budaya Megalitik di wilayah ini, sehingga dapat diperoleh gambaran  tentang berbagai aktivitas yang  pernah terjadi  di wilayah Minahasa pada masa lampau.


Keywords


Waruga; ragam hias; simbol dan kepercayaan; estetika

Full Text:

PDF

References


Bertling. 1931. “De Minahassische Waroega en Hockerbestattung” NION: Amsterdam-Denhagag.

Fahriani, Ipak. 1996. “Masyarakat Minahasa kuno : tinjauan atas ragam hias waruga”. dalam PIA VII. Cipanas : Puslit Arkenas.

____________. 2008. Kajian megalitik waruga di Minahasa Utara”. Dalam LPA. Manado : Balar Manado.

____________. 2009. “Kajian megalitik waruga di Minahasa Utara”. Dalam LPA. Manado : Balar Manado.

____________. 2010. “Kajian megalitik waruga di Minahasa Utara”. Dalam LPA. Manado : Balar Manado.

Siswanto, Joko. 1998.“Pola Pemukiman Masyarakat Pendukung Budaya Megalitik di Minahasa: Berdasarkan Persebaran Waruga”. Dalam EHPA Bogor: Puslit Arkenas

Soejono, R.P. 1977. “Sistem penguburan pada akhir masa prasejarah di Bali”. Jakarta : Universitas Indonesia.

___________. 1990. “Sejarah Nasional Indonesia Jilid I”. Jakarta : Balai Pustaka.

Sukendar, Haris. Bagyo, dkk, 2004.“Religi pada masyarakat Prasejarah di Indonesia”. Jakarta : Puslitbang Arkenas

Sunaryo, Aryo. 2009. “Ornamen Nusantara. Kajian Khusus Tentang Ornamen Indonesia”. Jakarta: Dahara Prize

Supit, Bert. 1986.“Minahasa dari amanat Watu Pinawetengan sampai gelora Winawanua”. Jakarta : Sinar Harapan.

Turang, J., dkk. 1997. “Profil Kebudayaan Minahasa”. Sulawesi Utara : Majelis Kebudayaan Minahasa

Umar, Dwiyani Y. 2004. “Kubur batu waruga di sub Etnis Tou’mbulu, Sulawesi Utara : Tipologi bentuk dan ragam hias”. Thesis S2, Jakarta: Universitas Indonesia.

Http://id.Wikipedia.org/wiki/Ragam_hias. Diunduh Oktober 2011






Copyright (c) 2019 Tumotowa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

JURNAL TUMOTOWA INDEXED BY:

 

 



 


Copyright of Jejak-jejak Arkeologi(e-ISSN xxxx-xxxx p-ISSN 1411-1055). Powered by OJS. Designed by Mujabuddawat.

    Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.